Pola Pemberdayaan Penyuluh Agama Islam Kepada Pemuda Dalam Memperkaya Pemahaman Kemajemukan di Kecamatan Besitang

Authors

  • Wahyu Ziaulhaq Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Sekolah Tinggi Agama Islam Aceh Tamiang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku1154

Keywords:

pola pemberdayaan, Penyuluh agama Islam, Kemajemukan

Abstract

Pengabdian  ini membahas pola pemberdayaan penyuluh agama Islam kepada pemuda dalam memperkaya pemahaman kemajemukan dikecamatan Besitang . Pengabdian  ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan pemuda yang majemuk serta berupaya agar pemuda paham akan pentingnya menjaga kemajemukan.  Metode pengabdian  yang digunakan adalah kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptip analis didukung dengan pendekatan antropologi dan sosiologi. Subyek artikel ini adalah penyuluh agama Islam dan pemuda. Pengumpulan data artikel dengan menggunakan observasi dengan cara penulis terlibat langsung dalam aktivitas pemberdayaan, dan dekomentasi. Hasil pengabdian yang telah dilakukan ialah  pertama,  kulaitas pendidikan kemajemukan pemuda Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat terus mengalami peningkatan signifikan dilihat dari kualitas sumber daya manusia disamping itu juga pada segi sarana dan prasarana pendidikanya terus mendapatkan perhatian serus dari pemerintah setempat. Kedua, menjalin kerja sama yang harmonis kepada organasasi masyarakat guna membangun negeri yang aman dan nyaman. Ketiga,  Mengedepankan kerakter displin waktu, selalu menjaga sikap toleransi dan menghindari diri dari konflik-konflik horizontal, mendapatkan pendidikan keagamaan secara berkelanjutan serta berkontribusi kepada pemerintah kecamatan Besitang.

References

ST. Hardianti. 2021. “Peran Tokoh Agama Dalam Penanaman Sikap Moderasi Beragama Pasa General Millenial Di Borong Kepala Kab. Bantaeng.” 1–86.
Khaira, Suci. 219AD. “MODERASI BERAGAMA (Studi Analisis Kitab Tafsir Al-Muharrar Al-Waj?z Karya Ibnu ‘Athiyyah).”
Masturaini. 2021. “Penanaman Nilai Nilai Moderasi Beragama Di Pondok Pesantren (Studi Pondok Pesantren Shohifatusshofa NW Rawamangun Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara).” Pascasarjana IAIN Palopo (April):5–24.
Mukzizatin, Siti. 2020. “Kompetensi Penyuluh Agama Islam Dalam Memelihara Harmoni Kerukunan Umat Beragama Di Jakarta Selatan.” Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan Dan Keagamaan 8(1):458–75. doi: 10.36052/andragogi.v8i1.113.
Nisa, Muria Khusnun. 2021. “MODERASI BERAGAMA: Landasan Moderasi Dalam Tradisi Berbagai Agama Dan Implementasi Di Era Disrupsi Digital.” Jurnal Riset Agama 1(3):79–96. doi: 10.15575/jra.v1i3.15100.
Qur’ana, Faridah Amiliyatul. 2022. “INTERNALISASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP BRAWIJAYA SMART SCHOOL.”
SUMISIH, SUSI. 2015. “KONSEP BHINNEKA TUNGGAL IKA DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-AZHAR DAN KONTRIBUSINYA BAGI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.” NIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG.
Susanto, Agus. 2022. “PERAN PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN MODERASI BERAGAMA BERBASIS LITERASI DI ERA MEDIA BARU 5.0 DI KABUPATEN MAJALENGKA THE.” 9(1):47–56.
Syarif, Syarif Syarif. 2021. “Moderasi Beragama (Aliansi Perspektif Tafsir Sufistik).” Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah 15(2):271–96.

Downloads

Published

2022-11-16

How to Cite

Ziaulhaq, W. (2022). Pola Pemberdayaan Penyuluh Agama Islam Kepada Pemuda Dalam Memperkaya Pemahaman Kemajemukan di Kecamatan Besitang. ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 18–24. https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku1154

Issue

Section

Articles