Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Masyarakat Desa Simandolak Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi

Authors

  • Pebriandi Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Aulia Fatriansyah Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Darli Rizka Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Lili Nur Indahsari Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Novia Oktari Yulanda Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Nurianti Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku2153

Keywords:

Socialization, stunting , prevention efforts

Abstract

Stunting merupakan gangguan tumbuh kembang yang terjadi pada anak. Hal tersebut biasanya terjadi karena kurangnya gizi kronis pada periode awal pertumbuhan anak. Umumnya anak yang menderita stunting akan terlihat proporsional, akan tetapi jika dibandingkan dengan anak seusianya, dia akan terlihat lebih pendek atau kerdil. Meski begitu tidak semua anak yang terlihat pendek atau kerdil itu menderita stunting. Seorang anak dikatakan menderita stunting jika tumbuh kembangnya berada dibawah standar kurva pertumbuhan menurut data WHO. Seorang anak yang menderita stunting, prtumbuhan dan perkembangannya sangat buruk, tidak hanya terlihat pendek atau kerdil, akan tetapi tingkat kecerdasannya menurun, gangguan berbicara, serta kesulitan dalam belajar nanatinya, selain itu sistem kekebalan tubuhnya lebih rendah sehingga mudah terinfeksi virus dan bakteri. Dari ulikan tersebut, maka Kukerta Bangun Kampung desa Simandolak melakukan sosialisasi, memberikan pengetahuan dan informasi tentang upaya pencegahan stunting kepada masyarakat simandolak. Hasil yang dicapai pada kegiatan sosialisasi ini adalah : Pengertian dan ciri-ciri stunting, dampak, serta upaya yang dilakukan dalam pencegahan stunting itu sendiri.

 

Downloads

Published

2023-12-04

How to Cite

Pebriandi, P., Fatriansyah, A., Rizka, D., Indahsari, L. N., Yulanda, N. O., & Nurianti, N. (2023). Sosialisasi Pencegahan Stunting pada Masyarakat Desa Simandolak Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi. ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 53–57. https://doi.org/10.35877/454RI.abdiku2153

Issue

Section

Articles